Langsung ke konten utama

Sistem Starter Sepeda Motor




Sistem Starter Sepeda Motor

Starter adalah alat yang mempergunakan tenaga dari luar, untuk memutarkan mesin agar mesin dapat hidup. Starter pada sepeda motor dibagi menjadi 2 macam, yaitu : 1) starter manual (kick starter), dan 2) starter elektrik. Saat ini, kebanyakan sepeda motor menggunakan kedua macam  starter tersebut, yaitu kick starter dan electrik starter. Hal ini berkaitan dengan teknologi dan kemudahan pemilik sepeda motor untuk mengoperasionalkannya, terutama bagi ibu-ibu dalam mengendarai sepeda motornya agar mudah dan ringan. 

Kick starter
Pada sepeda motor yang menggunakan kick starter saja, biasanya sepeda motor keluaran lama, namum untuk sepeda motor keluaran terbaru kebanyakan menggunakan double starter. Mesin sepeda motor yang menggunakan kick starter, untuk menghidupkannya dengan jalan mendorongkan kaki dengan kuat pada pedal kick starternya, sehingga mesin melalui poros engkolnya dapat berputar. Bagian-bagian yang berhubungan dengan kick starter adalah (seperti pada gambar di bawah) dan komponen-omponennya dari ketiga tipe kick starter :















Gambar Kick Starter Tipe Pengangkat PAsak








Gambar Kick Starter Tipe Pal                        


Gambar Kick Starter Tipe Sekrup


Dari susunan mekanik starter yang saling berhubungan tersebut diatas, maka dengan 1 kali ayunan kaki mendorong kick starter ke bawah akan menghasilkan putaran roda gigi yang saling berkaitan. Sehingga  gerakan/putaran tersebut bertujuan untuk mendapatkan gerakan torak naik turun, yang mengakibatkan terjadinya proses; menghisap bahan bakar, mengkompresikan, memercikkan api dari busi, membakar campuran bahan bakar dan menghasilkan tekanan yang cukup tinggi untuk mendorong torak bergerak naik turun memutarkan poros engkol, dan menyebabkan mesin hidup.

Jenis-jenis kick starter menurut susunan giginya
1.      Primary starter
Roda gigi starter pada mainshaft berputar bebas pada porosnya, tetapi saling berhubungan terhadap rumah kopling dimana gigi-gigi pada rumah kopling itu saling berhubungan denga poros engkol. Dengan demikian apabila roda gigi starter pinion berputar, akan menggerakkan roda gigi starter pada mainshft dan countershaft sehingga timbul tenaga untuk memutarkan rumah kopling sekaligus juda porosnya. Keuntungan jenis ini adalah motor dapat dihidupkan, meskipun transmisinya berada dalam salah satu kecepatan. Hal ini disebabkan karena roda gigi starter pada mainshaft dapat berputar bebas pada porosnya. Tentunya kopling harus ditekan agar gigi-gigi transmisi tidak ikut berputar.


Gambar Primary Starting System
2.      Kovensional (biasa)
Pada jenis ini roda gigi starter pada countershaft dan pada mainshaft mempunyai fungsi juga sebagai roda gigi transmisi pertama (gigi satu). Karena gigi pertama pada mainshaft konstruksinya menjadi satu denga porosnya, sedangkan poros tersebut berhuubungan terhadap pusat kopling (clucth center), mamka mesin tidak dapat dihidupkan (starter tidak berfungsi) bila transmisi berada dalam salah satu kecepatannya, meskipun kopling ditekan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada jenis ini, mesin baru dapat dihidupkan dengan kick starter apabila posisi gigi transmisi dalam keadaan bebas (netral)


Gambar Kick Starter Konvensional
Electrik starter
Pada sistem ini terdapat motor starter yang digerakkan oleh adanya arus listrik dari batere. tenaga putar dari motor starter digunakan untuk memutarkan roda gigi pada poros engkol melalui pemindahan dengan rantai. Dengan berputarnya poros engkol, maka mesin sepeda motor dapat hidup.
Gambar Rangkaian Sistem Starter Electrik
            
            Referensi
Boentarto, (1996). Teknik sepeda motor : praktek keterampilan terlengkap untuk model lama-baru. Solo: CV. Aneka
Kiyaku, Y. Dan Murdhana, D.M. (1994). Teknik praktis merawat motor. Bandung : CV. Pustaka Setia.
Riyadi, Makalah Keterampilan Otomotif, disampaikan pada pembekalan mahasiswa KKN IKIP Jakarta, 1998
Soenarto N., & Furuhama S.(2002) , Motor Serba Guna, Jakarta: Pradnya Paramita
Teiseran, E. (1985). Teknik motor. Yogyakarta : Liberty.



Komentar

Posting Komentar